Apakah kalian memiliki akun instagram, Facebook, Tiktok? 3 nama tersebut adalah contoh dari Media Sosial. Media sosial sangat populer saat ini, media sosial merupakan perkembangan dari Teknologi informasi dan Komunikasi.
Diambil dari sumber : Ringkasan
Materi Informatika BAB 8 Kelas 7 Kurikulum Merdeka - Ruang Kelas,
Berikut ini adalah penjelasan tentang materi
Dampak Sosial Informatika.
A. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
1. Pengaruh TIK terhadap Kehidupan Masyarakat
Teknologi
Informasi (TI) adalah teknologi yang menggunakan komputer untuk menyimpan,
mengambil, dan mentransmisikan (mengirimkan) data atau informasi. TI secara
umum adalah sistem informasi dan sistem komunikasi atau sistem komputer yang
terdiri atas perangkat keras, perangkat lunak, dan peralatan peripheral yang
digunakan oleh pengguna tertentu.
Agar dapat berinteraksi dengan
perangkat lain, TI dapat ditambah dengan peralatan komunikasi, seperti jaringan
komputer, telekomunikasi, dan internet. Dengan tambahan peralatan komunikasi
tersebut, penggunanya dapat berkomunikasi dan mentransmisikan informasi tanpa
dibatasi ruang dan waktu. TI yang ditambah peralatan komunikasi ini disebut
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Saat ini, TIK sangat membantu kita
dalam melaksanakan aktivitas keseharian kita. Contoh pengaruh TIK dalam
kehidupan kita ialah sebagai berikut.
- Aktivitas keseharian
- Pendidikan/e-learning
- Kesehatan
- Perdagangan
- Pekerjaan
2. Dampak Positif dan Negatif Teknologi
Informasi dan Komunikasi
TIK telah berdampak pada kehidupan
manusia, baik berupa dampak positif seperti meningkatnya produktivitas,
efektivitas, dan eisiensi. Namun, di sisi lain, TIK juga memiliki dampak
negatif, seperti berkurangnya interaksi tatap muka langsung (face-to-face), dan
banyak beredarnya berita bohong di internet.
a. Dampak Positif
- Pengelolaan kegiatan keseharian
- Komunikasi dan hubungan sosial
- Pencarian informasi dan berbagi informasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Lingkungan tanpa kertas (paperless)
- Pengembangan kecakapan hidup sehari-hari
b. Dampak Negatif
- Penyebaran informasi yang salah
- Kecanduan internet dan game
- Cyberbullying
- Berkurangnya aktivitas sosial
- Berkurangnya aktivitas isik
- Potensi kehilangan pekerjaan
- Potensi korban kejahatan
B. Kolaborasi di Dunia Maya
Kolaborasi untuk melaksanakan
pekerjaan menjadi lebih mudah dilakukan dengan TIK. Kolaborasi maya yang sering
disebut juga kolaborasi virtual/daring adalah melakukan kerja bersama dengan
orang yang berbeda tempat dan waktu untuk menyelesaikan tugas menggunakan
perkakas tertentu. Pada masa pandemi, di mana aktivitas harus banyak dilakukan
dari rumah, kolaborasi daring menjadi pilihan yang tepat karena pekerjaan dan
belajar dapat berlangsung dengan efektif.
Praktik baik dalam kolaborasi maya
seperti berikut.
- Menentukan tujuan dan fokus: Fokus pada tujuan kolaborasi dan
output yang akan dihasilkan.
- Menyepakati dokumentasi kegiatan kolaborasi: Dokumen berisi
sasaran, langkah-langkah menuju sasaran, dan pembagian tugas.
- Saling mengecek secara reguler: Saling mengecek dan
memperhatikan satu sama lain adalah hal penting untuk membangun budaya
kerja yang baik, apalagi ketika anggota tim tidak berada di lokasi yang
sama. Saling mengecek adalah cara yang bagus untuk menunjukkan dukungan
dan mendorong rasa tanggung jawab. Hal ini dapat dilakukan dengan
menggunakan surel, chat, dan video conference.
- Mengadakan pertemuan reguler, menetapkan jam kerja, dan
menghindari gangguan. Penetapan jadwal pertemuan reguler penting saat
bekerja dari rumah, hal ini berkaitan dengan prioritas yang harus
dikerjakan yang pada akhirnya mendorong produktivitas.
- Menggunakan perkakas terbaik.
- Bereksperimen untuk mendapatkan cara terbaik berkolaborasi.
Jika kolaborasi maya adalah cara baru, tim sebaiknya bereksperimen untuk
mendapatkan cara, waktu, dan perkakas terbaik yang digunakan.
- Menjaga kesehatan. Karena kolaborasi maya banyak dilakukan
dengan duduk dalam waktu lama yang tidak baik bagi kesehatan, pengaturan
aktivitas yang baik perlu dilakukan untuk menjaga tetap sehat.
- Bersosialisasi dengan anggota tim karena tim akan efektif
jika sering bekerja sama.
- Hindari multitasking (mengerjakan beberapa hal sekaligus saat
sedang berkolaborasi daring).
- Rayakan kesuksesan kecil untuk menambah kekompakan tim.
Tersedia banyak perkakas yang saat ini
dapat digunakan untuk kolaborasi daring tersebut, di antaranya sebagai berikut.
- Google: Google memiliki sekumpulan aplikasi yang dapat
digunakan untuk kolaborasi, di antaranya Google Docs, Sheet, Calendar,
Meet, Gmail, Jamboard, Drive, dan lainnya.
- Microsoft: Microsoft juga memiliki sekumpulan aplikasi untuk
kolaborasi, yaitu Teams, One Drive, Oice 365, dan lainnya.
- Slack: Merupakan platform kolaborasi untuk bisnis, dengan
model IRC (Internet Relay Chat) yang berisi chat room, private groups, dan
messaging.
- Zoom: Kolaborasi dalam bentuk tele-conferencing dan online
chat.
- Github: Merupakan perkakas kolaborasi untuk mengembangkan
perangkat lunak, termasuk di dalamnya untuk hosting dan pengendalian versi
perangkat lunak tersebut.
C. Media Sosial
Media sosial ialah salah satu tek nologi yang
dihasilkan dari perkembangan revolusi Komputasi. Media sosial adalah media
interaktif yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi, menuliskan ide dan
ekspresi, serta membagikan informasi tersebut dalam komunitas virtual.
Komunitas virtual tersebut berjalan di atas jaringan komputer atau internet.
Aplikasi media sosial yang memiliki banyak
pengguna di antaranya adalah :
Media sosial
saat ini berpengaruh besar pada budaya masyarakat. Makin banyaknya pengguna smartphone
berdampak pada makin banyak pengguna media sosial. Riset dari social media
lagship 2019 menyebutkan bahwa sosial media digunakan selama rata rata 2 jam 23
menit per hari oleh penggunanya di seluruh dunia.
Penggunaan
media sosial memiliki dampak positif dan negatif. Media sosial dimanfaatkan
oleh banyak institusi dalam membantu pekerjaan mereka. Dampak positif media
sosial di antaranya seperti berikut.
- Kedekatan sosial antarpenggunanya. Kedekatan sosial akan membawa
pengaruh baik dalam hal saling membantu antarkelompok dan saling berbagi
konten yang berguna.
- Mempermudah komunikasi. Media sosial dapat membantu mempermudah
komunikasi, sehingga perusahaan besar, menengah, kecil atau mikro dapat
memanfaatkannya untuk pemasaran produk ke pelanggan, pemerintah dapat
memanfaatkan untuk memperbaiki layanan ke masyarakat, dan lainnya.
- Proses rekrutmen karyawan. Media sosial dapat digunakan untuk melihat
rekam jejak calon karyawan saat proses rekrutmen karyawan.
- Penegakan hukum dan investigasi. Foto-foto pelanggaran hukum yang
di-posting di media sosial dapat digunakan oleh pihak berwenang untuk
menindaklanjuti dengan penangkapan pelanggar hukum.
- Media sosial memiliki platform yang dapat diisi dengan games, feedback,
review, dan program lain yang berhubungan dengan aktivitas daring.
- Platform ini memunculkan pertumbuhan aplikasi baru yang menambah
lapangan pekerjaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar