Senin, 09 Februari 2026

Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi

Setelah kita membahas mengenai Beban Kerja Guru yang tertuang dalam Permendikdasmen no 11 Tahun 2025, kini kita akan membahas mengenai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi merupakan aturan yang mengatur apa saja yang dipelajari oleh peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Kalau Standar Kompetensi Lulusan menjawab “lulusan itu harus jadi seperti apa”, maka Standar Isi menjawab “materi dan pengalaman belajar apa yang perlu diberikan agar tujuan itu tercapai.”

Dengan kata lain, peraturan ini menjadi pegangan utama bagi guru dan sekolah dalam menyusun kurikulum, memilih materi pembelajaran, serta merancang kegiatan belajar yang relevan dan bermakna bagi murid.

Apa yang Diatur dalam Standar Isi?

Dalam Permendikdasmen ini, Standar Isi mencakup ruang lingkup materi dan muatan pembelajaran pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Standar Isi tidak hanya berisi daftar mata pelajaran, tetapi juga arah dan kedalaman materi yang perlu diajarkan sesuai tahap perkembangan peserta didik.

Secara umum, Standar Isi mengatur:

  • Muatan wajib dan pilihan dalam kurikulum,
  • Cakupan materi pembelajaran,
  • Pengorganisasian materi agar runtut dan berkelanjutan antar jenjang.

Pendekatan Pembelajaran yang Ditekankan

Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025 menegaskan bahwa isi pembelajaran tidak boleh sekadar menumpuk materi. Pembelajaran diarahkan agar:

  • Relevan dengan kehidupan nyata peserta didik,
  • Mendorong pemahaman konsep, bukan hafalan semata,
  • Memberi ruang bagi berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah.

Artinya, guru tidak hanya fokus “menyampaikan materi”, tetapi juga memastikan bahwa materi tersebut membangun kompetensi dan karakter murid secara seimbang.

Standar Isi di Setiap Jenjang Pendidikan

PAUD

Pada jenjang PAUD, Standar Isi menekankan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Materi disusun untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, seperti nilai agama dan moral, sosial-emosional, bahasa, kognitif, serta motorik.

Pendidikan Dasar

Di jenjang ini, Standar Isi berfokus pada penguatan literasi, numerasi, dan karakter. Materi pembelajaran disusun secara bertahap agar murid memiliki dasar pengetahuan yang kuat, sekaligus mampu mengaitkan apa yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari.

Pendidikan Menengah

Pada jenjang menengah, Standar Isi mengarahkan pembelajaran ke pemahaman yang lebih mendalam, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta kesiapan murid untuk melanjutkan pendidikan atau memasuki dunia kerja sesuai minat dan bakatnya.


Keterkaitan dengan Kurikulum dan Pembelajaran

Standar Isi dalam Permendikdasmen ini menjadi acuan utama pengembangan kurikulum satuan pendidikan. Guru diberi ruang untuk mengembangkan pembelajaran secara kontekstual, namun tetap berada dalam koridor standar yang telah ditetapkan.

Dengan adanya Standar Isi yang jelas:

  • Guru lebih mudah menentukan apa yang perlu diajarkan,
  • Sekolah memiliki arah yang sama dalam penyusunan kurikulum,
  • Pembelajaran menjadi lebih terstruktur, tetapi tetap fleksibel.

Penutup

Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025 tentang Standar Isi pada dasarnya ingin memastikan bahwa materi pembelajaran yang diberikan kepada murid benar-benar relevan, bermakna, dan sesuai perkembangan zaman. Aturan ini mengajak guru untuk tidak hanya mengejar ketuntasan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang membantu murid tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar